Friday, May 24, 2013

Pemahaman Tentang Website



Definisi Website
Sebuah situs web (sering pula disingkat menjadi situs saja; web site, site) adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL (Uniform Resource Locator) yang menjadi "akar" (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi "beranda", "halaman
muka"),dan biasanya disimpan dalam server yang sama, (http://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php).
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs,yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP (Hypertext Transfer Protocol), yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar. www adalah ruang informasi yang sangat berguna dan diakses oleh user melalui browser, dengan adanya www kita bisa menerima berbagai macam informasi dalam berbagai format. Browser merupakan suatu aplikasi atau program yang berfungsi untuk menampilkan informasi baik teks, gambar, suara, animasi, bahkan sekarang telah banyak bermunculan video streaming untuk menampilkan acara televisi dan musik. Browser pertamakali dibuat berbasiskan teks.
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan. Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian ataukeseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situssituse-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses itu  tersebut
.Plugin tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dariweb browser, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa Java. Dynamic HTML juga menyediakan untuk user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, mengupdate di web page tersebut (catatan; halaman yang dirubah, tak perlu di load atau di reloaded agar perubahannya dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM (Document Object Model) dan Javascript yang sudah tersedia pada semua web browser sekarang ini.
Pada bulan Maret tahun 1989, Berners-Lee, seorang lulusan Oxford University yang berkebangsaan Inggris, mengajukan proposal tentang suatu sistem berbasis hypertext yang memungkinkan para peneliti fisika bisa berbagi informasi secara efisien dan efektif. Proposal yang diberi judul “HyperText and CERN”. Sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website, adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja), yaitu kependekan dari Conseil Europeen Pour la Recherche Nucleire menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperlink yang menghubungkan ke website lain, jadi kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak terlihat.
Cara kerja website
Di akses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa Personal Computer, Laptop Computer, PDA ataupun Cellphone. Sebuah website dibuat di dalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan Web Server, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah web
server, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Server (IIS).
Kegunaan Website
Ada dua jenis website yang ada sekarang, yaitu static website dan dynamic website. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di bawah ini akan  dijelaskan beberapa pengertian dari static website dan dynamic website, senagai berikut :
a. Static website (website statik) adalah website yang isinya dirancang untuk sering berubah dan secara manual dan biasa juga dikelola perorangan dengan menggunakan beberapa software editor.
b. Dinamic website (website dinamis) adalah website yang isi dan informasinya dirancang untuk sering berubah.
Ketika web-server menerima perintah untuk menampilkan sesuatu dalam web-page, maka web-page akan merespon perintah tersebut, contohnya ; website dapat menampilkan status dialog antar user, memonitor situasi yang terjadi atau menyediakan informasi yang diminta oleh individual user. Beberapa system software yang dapat digunakan untuk menunjang dalam pembuatan dynamic website antara lain : PHP (Hypertext Preprocessor), ASP (Active Server Pages) dan JSP, CFML, ini adalah contoh-contoh server side scripting. Server side berarti berjalan di server bukan di web browser client. Ketika request datang dari
client, web-server akan memerintahkan server side scripting meng-generate HTML untuk dikirim-kan kepada web browser client, (http://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php).
Cara Membuat Website
Cara membuat website tergantung dari masing-masing software yang digunakan dari mulai menggunakan joomla, frontpage, PHP, wordpress, CSS, dreamweaver dan photoshop. Semua adalah kelebihan serta kekurangannya,
Website yang Baik Memiliki Beberapa Kriteria
Website yang baik tidak hanya terbatas pada masalah design dan art, tetapi juga harus menganut methodology, standar-standar baku pemrograman yang telah ada. Hal ini penting karena begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi mutu dari sebuah website, seperti :
1. Compatibility-nya dengan berbagai macam IE (Internet Explorer)
2. Performance (Speed, Capacity, dan throughput)
3. Modularity, ini untuk memudahkan jika website ini dikemudian hari akan berkembang.
4. User Friendly, bagaimana sebuah sistem navigasi dari sebuah Website
tidak membingungkan pengunjung website tersebut.
SEO (Search Engine Optimization)
Membuat website yang benar-benar sempurna memang sangat sulit dicapai. Namun, ada beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah website agar dianggap layak tayang di search engine dan mampu bersaing di dunia maya. Kuncinya terletak pada kode-kode HTML yang ada di balik halaman web Anda.

Software Website
Software Website, diantaranya :
a. PHP adalah singkatan berulang dari "PHP Hypertext Preprocessor". PHP merupakan  bahasa pemrograman yang memungkinkan para pengembang web untuk membuat konten web yang dinamis dan dapat berinteraksi dengan database. PHP merupakan bahasa pemrograman yang bersifat Open Source. Teknologi PHP disebut dengan bahasa pengkodean server side, karena pemrosesan kode dilakukan di server web mana saja (Apache, IIS dan lainnya) dan pengguna cukup mendapatkan hasilnya di tampilan browser. Pemanfaatan  teknologi Internet saat ini sudah semakin meningkat. Salah satu pengembangan teknologi yang cukup dominan dan sangat diminati adalah PHP. Teknologi PHP ini bersifat andal,  sudah diimplementasikan dan fleksibel, selain itu PHP bisa digunakan untuk membuat  website dinamis, contohnya website yang berbasis CMS.
b. HTML (Hypertext Markup Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk             membuat sebuah halaman web. HTML itu adalah bahasa yang fleksibel karena tidak  tergantung pada suatu platform tertentu.
c. CSS atau Cascading Style Sheet secara sederhana adalah sebuah metode yang digunakan untuk mempersingkat penulisan tag HTML seperti font, color, text, tabel menjadi lebih ringkas sehingga tidak terjadi pengulangan penulisan. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen.
d. Bahasa pemograman javascript biasanya digunakan untuk hal-hal tertentu dalam sebuah website, misalnya saja untuk membuat validasi pada form pendaftaran, form login, buku tamu (guest book), animasi sederhana (bukan flash) dan pengaturan-pengaturan lainnya.

No comments:

Post a Comment